WELCOME TO MY BLOG

Senin, 05 Desember 2011

5 PNS Dengan Kekayaan Fantastis

Seberapa sering kamu nonton televisi? Kalo emang sering acara apa yang kalian sukai? Kalo aku sih acar-acar yang sifatnya menghibur. Seperti Dunia Air, Koki Cilik, Fairy Tail, dsb. memang acara untuk anak-anak semua sih. Daripada tayangan sinetron, aku lebih menyukai acara-acar yang tadi aku sebutkan. 

Dan tentu saja berita. Acara ini penting banget. Biarpun hampir setiap stasiun televisi menayangkan berita yang sama, tapi gak bosen mantengin berita di televisi. Apalagi kalo pembawa beritanya cantik, Beuuuuuh makin betah di depan tv deh. Halah kok malah ngawur lagi sih. Dan kebanyakan bertita pasti ada aja berita tentang korupsi. Hampir setiap hari kayaknya ada berita tentang korupsi. 
Dan kali ini ada beberapa PNS yang memiliki kekayaan fantastis. Kalian pasti tau kan dari mana uang mereka?
Yuk, langsung kita tengok siapa saja PNS yang memiliki kekayaan fantastis.

1. Bahasyim Assifie
 Beliau adalah bekas pejabat Ditjen Pajak. Beliau memiliki kekayaan atas nama pribadi sebesar lebih dar Rp 64 miliyar. Dan transakasi yang dikeluarkan oleh sang istri mencapai Rp 932 miliyar (Wooooow). Tapi sekarang uang yang 64 miliyar itu telah disita, sedangkan yang 932 miliyar masih belum di apa-apakan. Dan Pak  Bahasyim Assifie dihukum penjara selama 12 tahun.

2. Gayus Tambunan
Kalo yang ini kalian pasti udah tau kan? Yup Gayus Tambunan. Bekas PNS golongan III A memiliki kekayaan uang cash senilai lebih dari Rp 75 miliyar. Ditambah mobil mewah dan juga rumah mewah di Gading Park View dan apartemen di Cempaka Mas. Nasibnya sama dengan Pak Assifie, Gayus dihukum 12 tahun penjara dan 2 tahun penjara juga atas pemalsuan paspor..

3. M Tjiptardjo
M Tjirtajo memiliki rumah mewah di Jalan Delima Jaya nomor 40, Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan. Di rumahnya juga terdapat kebun binatang mini dengan koleksi 5 menjangan, 2 burung kasuari, dan 4 merak. Dan inilah penuturan Dirjen Pajak 2009-2011 saat diminta klarifikasi oleh wartawan atas harta kekayaannya "Ini masalah pribadi. Saya sudah lapor KPK masalah itu. Saya tidak komentar. Saya punya hak untuk tidak menjawab. Itu pertanggung jawaban saya dengan KPK".

4. Marni Emmy Mustafa 
Ketua Pengadilan Tinggi Banajarmasin, Marni Emmy Mustafa, dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LKHPN) memiliki simpanan sebesar Rp 1,3 miliar dan US$ 16.500 di rekening miliknya. Namun dia buru-buru mengklarifikasi dan menyatakan dia salah tulis.
"Itu Rp 11 juta, makasih Pak. Boleh dicek nomor itu. Itu juga bisa dicek ke KPK, saya sudah laporkan semuanya," kata Marni saat wawancara calon hakim agung di kantor Komisi Yudisial (KY) beberapa waktu lalu.

5. Aryanto Sutadi 
Aryanto Sutadi yang ada di panitia seleksi (pansel) capim KPK memiliki kekayaan sebesar Rp 4,4 miliar. Sementara berdasarkan LHKPN yang dibuat Aryanto untuk pencalonan dirinya tercatat Rp 5 miliar. Namun, menurut penelusuran panitia seleksi calon pimpinan KPK, kekayaannya Rp 8 miliar.
Menurut Aryanto, perbedaan data kekayaan miliknya merupakan hikmah dan akibat sulitnya mengisi LHKPN. Manipulasi data LHKPN merupakan fakta yang terjadi ketika pertama kali mengisi pada tahun 2001. "Itu yang terjadi di kepolisian dan pasti kejahatan. Namun, semua begitu (saat mengisi) LHKPN. Jika ditindak, semua akan kena," bela Aryanto.

Bagaimana? bermintakah kalian untuk menjadi PNS? kalo saya sih berminat. Tapi menjadi pegawai yang jujur.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers